Air mati atau ATB mati?
Duh, rencana mo ke Batam Expo di Sumatera Expo building Batam center sepertinya akan tertunda karena sampe tulisan ini ditulis air di rumah mati. Gak bisa mandi euy..
Tinggal di perumahan otomatis mengandalkan pasokan air dari provider air daerah, nah klo di Batam dimonopolikan ke PT. ATB (Adhya Tirta Batam). ATB bertugas memasok air ke seluruh pelanggannya di batam ini dan tentu saja konsumen perumahan yang paling besar -sorry gak punya statistik datanya. Jadi mau gak mau semua kebutuhan air mengandalkan pasokan dari ATB, dan untuk hari ini air mati. Ini yang mati ATB-nya atau airnya?, karena menurut pengamatan sehari-2 air akan mati -atau tepatnya pasokan air berhenti- pada jam 8 pagi kemudian mengalir lagi jam 11 siang.
Kalo kondisinya seperti itu terus, tidak salah klo terlontar kalimat ‘air mati atau ATB yang mati’, gimana tidak?, pengumuman kalo ada ketidakberdayaan mengalirkan air di media publik -koran- saja tidak ada. yang ada hanya, air mati. itu saja.
Tetapi kalo soal nagih bayaran, wow kita-2 pelanggan ini harus taat dan klo nggak siap-2 aja ancaman pemutusan pasokan air dengan cara meter air yg biasanya dipasang di depan rumah dicopot. Ah, mendahulukan hak itu memang mudah dibandingkan memenuhi kewajiban. kalo udah seperti ini, gak perlu lah sertifikasi ISO untuk menjalankannya.
Kewajiban kami dengan membayar tagihan tiap bulan telah dipenuhi, dan tolong..sekali lagi tolong dong kewajiban untuk memenuhi pasokan air ke pelanggan juga dipenuhi.
Oh ATB, please deh airnya mengalir sampe rumahku. ![]()
Dibandingkan di blog 1-nya, sepertinya disini ...
Popularity: 2% [?]
No Comments