Kok tagihan listriknya turun, mbak?
Pagi ini berkesempatan membayar tagihan listrik di kantor pusat pelayanan PLN Batam. Walaupun di hari Sabtu, kantor pelayanan buka sampai jam 12:00. Salut untuk PLN.
Pelayanan disini sangat menyenangkan mulai dari security yang sangat membantu, bahkan untuk mengambil kertas print antrian dari komputer mereka yang mengambilkannya. Sungguh menyenangkan.
Lagi-lagi kertas antrian itu pun hanya jadi formalitas karena tanpa menunggu lama sudah dipanggil oleh counter. “nomor antrian 328″, itu khan nomer antrian saya. Akhirnya langsung menuju counter pembayaran.
Disini lagi-lagi sungguh menyenangkan, disambut oleh petugas wanita yang ramah dan selalu tersenyum sambil menanyakan nomer rekening listrik. “Nomer rekening listriknya berapa,Pak?”, “oh ini mbak ada di kertas print out rekening listrik kemaren”, sambil kuserahkan kertas tersebut.
“seratus tiga puluh delapan rupiah, Pak?”, saya kaget dan menanyakan lagi jumlah tagihan yang baru disebutkan. “Bener kok pak tagihannya segitu”, langsung saja saya sodorkan uang sejumlah yang sama tanpa bertanya lagi.
Sambil menunggu print out bukti pembayaran yg baru, saya coba menyodorkan pertanyaan ke mbak yang lagi sibuk menge-print bukti pembayaran tagihan listrik bulan ini. “Kok tagihan listriknya turun, mbak?, biasanya sampe 200-an ribu yang harus saya bayar”, “memang seperti itu kok pak, coba nanti di rumah dicocokkan angka meter di bukti pembayaran tagihan listrik ini dengan meteran listrik di rumah”.
Sambil menerima bukti pembayaran tagihan itu saya berujar, “Tagihan listrik saya turun apa bukan gara-gara pemdaman listrik bergilir ya, mbak?”.
Tanpa menjawab mbak petugasnya hanya tersenyum kecut. Dan diriku segera berlalu dari hadapannya sebelum dia panggil petugas security di depan.
Harusnya PLN Batam memberi kompensasi atas pemadaman bergilir ini. Karena HAK konsumen sudah terkebiri yang efeknya adalah tersendatnya aktivitas ekonomi dan kehidupan pelanggan listrik PLN. Saya pribadi sekarang ini sudah mulai terganggu dengan pemdaman bergilir ini, karena pemadaman sekarang tidak melihat waktu dan tidak sesuai dengan apa yang diumumkan di media massa.
Semoga alasan pasokan gas yang berkurang segera berakhir dan tunjukkan kalau gas itu buat kebutuhan anak negeri bukannya untuk negeri seberang. Masak pipanya lewat Batam tapi yang dilewati malah kekurangan.
Tunjukkan marwah-mu PLN!!
Popularity: 4% [?]



















lah gmn ndak turun, lawong listrik sering mati otomatis kan juga turun meterannya
gebleks last blog post..Cara Membuat Iklan Gratis
“Saya pake AC LG.” (niruin gaya cool-nya Ferdi Hasan sambil nunjuk2x kertas di meja)