Blank
Blank… itu kata yang tepat menggambarkan isi dari otakku sekarang ini.
Tidak ada ide sama sekali, ibarat para penulis jaman dulu aku ini mungkin sudah menghabiskan beratus-ratus kertas putih polos A4 diatas mesin ketik tua yang sudah berkarat. Dan itu artinya sudah beratus-2 pohon yang harus ditebang hanya untuk memuaskan ketikan 1-2 kata.
Untungnya aku menulis di era teknologi informasi yang sedemikian majunya. Cukup diketikkan di layar monitor dan kalau tidak puas cukup pencet tombol ‘DEL’ atau ‘BACKSPACE’.
Simple khan..saking simplenya tak jarang itu menjadi tombol favorit diantara tombol-tombol keyboard yang ada.
Tetapi itu semua memerlukan energi listrik untuk menghidupkan komputer dus layar monitor. baru teringat kalau energi listrik ini berasal dari gas. Yup, PLTG panaran tepatnya. Listrik Batam sudah disupplai dengan gas. Gas dari PGN yang dengan demikian angkuhnya mau menaikkan daya jualnya ke PLN Batam.
Entah yang benar yang mana diantara ke-2 pihak tersebut. Yang pasti, kami inilah yang kena imbasnya. PLN bilang akan adanya pemadaman bergilir jika pasokan gas terganggu -baca: harga gas naik- sedangkan PGN bilang harga jual gas mereka kurang kompetitif -baca: kurang mahal- sehingga lebih baik dijual ke negeri sebelah.
Anehnya PGN menyalurkan gas ke negeri sebelah itu memakai Batam sebagai jalur pipa gasnya. Opo yo tumon, pipa udah melintang kok ya gasnya tidak mampir dulu ke yang punya tanah.
Mungkin ini yang menyebabkan aku ‘BLANK’. Belum selesai dengan naiknya air dari ATB. Eh, beruntun listrik mau naik juga. Wong sekarang ini saja semua kebutuhan pokok sudah naik. Padahal kenaikan gaji saja belum.
Mbuhlah…berserah diri saja pada Yang Diatas dan tetap bekerja dengan baik. Dan tentunya keep blogging !!
Popularity: 10% [?]






Hehehe,
Lha ini blank kok bisa nulis ?
semangat !!!