Minggu Ceria
Seperti judul sebuah lagu ‘September Ceria’, Hari minggu ini begitu cerah dan ceria, berbeda dengan minggu yang lalu dimana kota Batam selalu dinaungi awan hitam dan hujan yang dalam sehari bisa turun 3 kali.
Dan tentunya dengan kondisi seperti itu bikin males keluar rumah.
Hujan sebenernya merupakan anigrah dari sang pencipta tetapi karena salah urus dan kelola, maka hujan di kota Batam jadi momok. Momok bagi yang tinggal di ruli, pemakai jalan dan perumahan yang tidak ada irigasinya.
Tidak seperti di kota lain yang memiliki semacam banjir kanal -Jadi ingat Banjir Kanal Timur dan Barat di Semarang-, Kota Batam tidak ada saluran air utama untuk mengalirkan air ke kanal utama/laut.
Jadi kalau ada hujan, sudah menjadi kebiasaan kalau dalam waktu 1/2 jam hujan tidakberhenti maka perumahan yg ‘doyan’ banjir siap-siap untuk mengungsikan barang dan tentu orangnya juga.
Nah demikian juga dengan kondisi jalan, jalan berlubang di kota Batam itu sudah jadi trade mark. Maka harus berhati-2 dengan genangan air yang ada di jalan. Karena itu berarti lubang yang terisi oleh air.
Bagaimana dengan ruli -Rumah Liar- ?, pengalaman saya berada di pemukiman ruli sat hujan turun sungguh mencengangkan. Dimana saya melihat aliran air bah saat hujan turun masuk dari pintu depan kemuadian keluar dari pintu belakang. Dan penghuninya duduk diatas meja sambil melihat aliran airnya di dalam rumah.
Nah tidak dengan hari ini, hari ini begitu cerah -semoga sampe besok- sehingga dapat dipastikan semua mall-mall yang ada di kota Batam ini akan penuh sesak dengan manusia apalagi ini tanggal muda -tanggal gajian-.
Sunny day!..sunny day!..
Popularity: 4% [?]





