Pemadaman bergilir dan status FTZ Batam
Listrik merupakan kebutuhan pokok setiap orang bahkan bisa dikatakan menguasai hajat hidup orang banyak. Dan di era modern sekarang ini, hidup tanpa listrik merupakan suatu kemustahilan. Lihat saja sekarang semua perangkat rumah tangga diujungnya ada colokan listik
Kini di Batam yang digadang-gadang menjadi daerah perdagangan bebas alias FTZ mengalami defisit listrik yang akut. Ini ditandai dengan adanya pemadaman bergilir selama 3 jam di seluruh Batam. Mengenaskan, untuk sebuah daerah yang didengung-dengungkan sebagai tempat untuk menarik investor untuk berinvestasi disini -baca: buka pabrik-. Bagaimana tidak?, listrik sebagai komponen utama untuk menggerakkan mesin di pabrik-pabrik malah defisit. Hidup sebentar mati mah sering.
Bagaimana investor mau investasi, sedangkan kita sendiri saja akan berhitung ulang kalau ingin membuka bisnis yang mebutuhkan ketersediaan listriknya terganggu. Belum lagi efek samping dari pemadaman bergilir ini. Mulai dari keterlambatan pengurusan dokumen -masih pake mesin tik? - karena ruangan gelap ataupun komputer mati, juga resiko komputer crash karena HDD sering main petak umpet. Dan hebatnya lagi lampu lalu-lintaspun kena imbas, ikut-ikutan mati yang berakibat MACET dan untung belum ada berita kecelakaan gara-gara hal ini. Juga tentunya banyak lagi akibat yang lain.
Sebelumnya saya ini sangat membanggakan PLN Batam dalam menyediakan listrik. Tak pernah mati, bisa dikatakan uptime 99,9999% lah. Bahkan surplus daya sampai puluhan megawatt dan sampai-sampai ada wacana untuk bikin jaringan listrik sampai ke tanjung pinang. Tapi sekarang?, memenuhi kebutuhan diri sendiri saja ngos-ngosan apalagi mikirin yang lain.
PLTG Panaran yang merupakan pembangkit utama sekarang kekurangan pasokan gas. Kok bisa?, bukankah Batam ini jalur pipa gas transnegara ke Singapura. Bikinin T aja pipanya, dan sambungkan salah satu ujung dari T tersebut masuk ke Panaran. Bukankah gasnya itu milik kita?. Jadi wajar dong, dipakai untuk kebutuhan sendiri dulu baru jual ke yang lain. Ingat tidak ya dengan UUD 1945 untuk menyejahterakan masyarakat Indonesia.
Ayo dong PLN Batam, Bangkit!. jangan gara-gara pindah gedung terus pelayanan kesinambungan aliran listrik terganggu. Kantor pelayananmu itu sudah bagus, bahkan saya paling senang kalau bayar tagihan listrik langsung ke gedungmu yang baru. Apalagi PLN juga buka di hari Sabtu, jadi klop dah semuanya. Tapi itu sekarang rusak dengan model listrik hidup bergilir.
Kini FTZ makin gak jelas, sudah terkatung-katung pembentukan DK-nya di pusat sana. Kini, saat DK sudah mau diputuskan malah PR baru lagi muncul di Batam. Infrastruktur tidak siap. Semoga saja langkah lanjutan gubernur Ismet akan membuahkan hasil untuk mengalirkan gas ke panaran.
Teranglah kembali Batamku, alirkan listrikmu PLN.
Engku Putri luas tamannya
Berlama disana hatipun tenteram
Kalaulah PLN oke listriknya
Benderanglah duh kota Batam
Popularity: 5% [?]




















okey siapkan diri kita untuk kembali ke jaman batu
dah butuh listrik, ndak butuh internet
dr pd listrik mota mati asem tenan. dan hari ini yg paling parah, dr pagi sampai sore, bahkan saatnya jumatan saja masih blm nyala, eh baru nyala bentar mati maning, ah jing pln
sing sabar mang
kita serahkan saja pada yang berwenang mudah2an cepat kelar masalahnya.
betul tidak??
andis last blog post..Opensuse10.3
saat yang tepat bisnis dibidang penyewaan genset mobile
regsas last blog post..Romantis
# geblek
di marchelia, sabtu kemaren udah nggak mati listrik.
tapi jumatnya 2 kali mati listrik yg sialnya pas jam naruto maen..
# andi
hehe…jangan nrimo terus ndif..
# regsa
tarifnya brapa perjam?
apa ?? mati listrik ?? di dutamas terang benderang tuh…
:p