Kelahiran Anak Kami yang Kedua
Kemaren merupakan hari yang menegangkan, melelahkan dan membahagiakan. Bercampur menjadi satu dan jarak diantara ketiganya hanya dalam rentang waktu yang sangat mepet. Kelelahan yang tejadi masih bisa ditolerir dengan kondisi fisik tubuh yang memang sudah di set sejak 9 bulan lalu untuk menghadapi hal ini layaknya 5,5 tahun yang lalu di Jawa. Dan kini kelelahan tersebut menghampiri, menyapa untuk bergelut kembali. Malam 24 Januari merpakan puncak dari kelelahan yang amat sangat. Dengan gaya tidur ayam yang setiap saat harus SIAGA dan bersedia untuk mengantar ke bidan. Malam 24 Januari 2009, sekitar jam 7 malam mengantarkan istri ke bidan karena rasa untuk melahirkan muncul hanya saja itu belum merupakan tanda-tanda lahir yang sesungguhnya. Malam 24 januari 2009 sangat lambat berjalan, sesekali [...]







